Tepi Kintamani, ditemani Poissentia liar, dingin, sampai ke sudut-sudut terujung
Kolam bermata air, salah satu yang tak henti membual-bual di kompleks Tirta Empul
Sang barong dan segala seserahan dibawa keluar setelah ritual sembahyangan selesai

Yang sembahyang, iya; yang nonton, iya; yang berpose, pasti...

Barong yang lagi istirahat di GWK
Meski hanya setengah hari, setidaknya di tengah raungan banyak tugas, diskusi dan presentasi berentet, meriahnya sajen dan sesak asap dupa pernah berhasil meracuni otak sepiku.
Dari Denpasar, bagian sebuah negeri yang dahulu hanya sempat melayang-layang di sekeliling benak, sekitar 240808

Tidak ada komentar:
Posting Komentar